Judul Unik, Rahasia Novel Best Seller

Diposting pada

Pada novel, judul merupakan bagian yang pertama kali dibaca.  SEbagai gerbang cerita, judul harus dibuat semenarik mungkin.  Dari sinilah, pembaca akan memutuskan untuk melanjutkan membaca atau tidak.

Melalui judul, pembaca akan memprediksi isi novel.  Karena secara umum, judul merupakan gambaran isi cerita.  Maka, pembutan judul biasanya mengacu pada unsur-unsur intrinsik cerita seperti tema, latar, konflik, penokohan, simbol cerita, atmosfer, serta ending/solusi dalam cerita.

Fungsi Judul

Judul memegang peranan penting dalam novel.  Seorang novelis tak boleh meremehkan ini.  Sekalipun ide cerita unik, cara menuturkannya bagus, satu lagi yang membuat novel Anda menarik perhatian pembaca adalah cara mengemas.  Salah satunya melalui judul.  Berikut fungsi judul dalam novel.

  1. Judul sebagai pembuka novel

Judul ibarat wajah bagi keseluruhan bangunan kisah.  Judul yang menarik akan menyedot animo pembaca, menerbitkan rasa            penasaran bagi pembaca untuk menyelami kedalaman isi novel.

  1. Judul sebagai alat memprediksi isi novel

Ada yang berpendapat bahwa judul adalah rangkuman isi cerita hanya melalui beberapa kata. Dengan membaca judul, pembaca mestinya bisa memprediksi isi novel.  Berimajinasi mengenai peristiwa-peristiwa yang menyusun cerita.

  1. Judul merupakan gambaran isi novel

Sebagian besar judul novel bertalian dengan isinya.  Baik diambil dari nama tokoh, nama tempat kejadian, simbol cerita maupun lainnya.  Sebagai contoh, novel Harry Potter.  Sudah jelas bahwa judul novel tersebut diambil dari nama tokoh dalam cerita.

  1. Bagi penulis, judul sebagai duta cerita

Duta berarti utusan yang memiliki tugas khusus.  Menurut saya, judul merupakan bagian yang diutus penulis sebagai pembawa pesan keseluruhan novel kepada pembaca. Judul adalah alat komunikasi penulis dengan pembaca.  Dari ketertarikan inilah akan terjalin interaksi antara pembaca dengan penulis melalui novelnya.

 

Acuan Pembuatan Judul

Unsur-unsur intrinsik pembangun cerita dapat dijadikan acuan dalam membuat judul novel.  Tak hanya satu unsur, beberapa judul menggabungkan beberapa unsur.  Berikut saya sampaikan beserta contohnya.

  1. Judul berdasarkan tema
  • Novel berjudul The Adventure of Tom Sawyer diambil dari tema novel tersebut yakni tentang petualangan Tom Sawyer dan Huckelberry Fin.
  • Guru Aini, karya Andrea Hirata berkisah tentang idealisme seorang guru bernama Desi yang mengajar matematika di daerah pedalaman. Tema umumnya adalah pendidikan, secara khusus mengambil tema tentang perjuangan guru.  Lalu, dipilihlah judul Guru Aini.  Aini sendiri adalah salah satu tokoh, meski bukan tokoh sentral.  Menurut saya, pemilihan judul ini cukup unik dan menarik.  Sudah baca novelnya?  Lebih seru lagi ternyata.
  1. Judul berdasarkan penokohan

Banyak sekali judul novel yang merujuk pada penokohan.  Baik mengambil nama tokoh secara langsung maupun karakteristik tokoh.  Diantaranya adalah,

  • Novel klasik Siti Nurbaya karya Marah Roesli, tahun 1922;
  • Ayah karya Andrea Hirata
  • Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari mengacu pada tokoh sekaligus latar cerita;
  • Orang-orang Biasa karya Andrea Hirata.
  1. Judul berdasarkan latar cerita
  • Assalamu’alaikum, Beijing! Karya Asma Nadia mengambil latar cerita di Beijing;
  • Sinila, Antara Cinta dan Tragedi karya El Salman Ayashy Rz. Sinila adalah sebuah kawang di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara;
  • Pada Sebuah Kapal karya NH. Dini.
  1. Judul berdasarkan simbol cerita

Judul dapat juga dibuat dengan mengambil sebuah perlambang paling unik dari cerita.  Misalnya:

  • Lintang Kemukus Dini Hari karya Ahmad Tohari;
  • Filosofi Kopi karya Dewi Lestari;
  • Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer;
  • Sembilu karya Tasaro GK yang berkisah tentang kasih tak sampai.
  1. Judul berdasarkan konflik

Beberapa novel bergenre thriller mengambil judul dari konflik secara langsung serta latar.

  • Pembunuhan di Atas Orient Express karya Agatha Christie;
  • The Return Of Arsene Lupin: Misteri Segitiga Emas karya Maurice Le Blanc;
  • Pergi karya Tere Liye;
  • Cantik itu Luka karya Eka Kurniawan.
  1. Judul berdasarkan akhir cerita

Meski terkesan membocorkan akhir cerita, beberapa novel mengambil judul dari unsur ini.

  • Hati Yang Damai karya NH. Dini;

 

Teknik Membuat Judul

Agar judul novel Anda tak hanya menarik tapi juga benar, perhatikan juga hal-hal berikut:

  1. Judul tidak menggunakan tanda titik;
  2. Judul berupa pertanyaan menggunakan tanda tanya;
  3. Menggunakan huruf kapital setiap awal kata kecuali kata sambung;
  4. Jangan asal memilih judul. Tulislah beberapa judul.  Lalu pilihlah yang terbaik menurut Anda;
  5. Tak perlu meniru judul dari karya lain. Judul yang unik menunjukkan ciri khas penulis;
  6. Judul dapat ditulis setelah karya Anda selesai.

 

Kesimpulan:

Judul diharapkan dapat menjadi acuan cerita.  Mengingat hakikatnya yang penting, penulis harus berhati-hati dalam menentukan judul dan tidak terburu-buru.  Gunakan segenap kemampuan Anda untuk menarik hati pembaca.  Jangan sampai ide Anda yang unik, karya Anda yang disusun dengan penuh perjuangan gagal dibaca orang hanya karena judul yang tak menarik.

 

Gambar Gravatar
Dari sebuah titik zenit, untuk garis, bidang, ruang, dan kembali pada kehampaan. Penyuka warna hitam dan kopi hitam, suka menulis untuk mengasah kepekaan dan cara meditasi, untuk memperbaiki diri serta menebar inspirasi.